Sementara itu, sisa ruas jalan sepanjang 17 km masih dalam proses penanganan bertahap, baik dari arah Tarutung maupun arah Sibolga. Tim di lapangan terus bekerja keras menangani 7 titik longsor atau jalan ambles yang tersisa di segmen tersebut.
Selain pemulihan jalan, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan juga bergerak melakukan penanganan darurat di Sungai Aek Doras, Kota Sibolga. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko banjir susulan. Pekerjaan fisik didukung oleh alat berat berupa 1 unit excavator long arm, 1 unit excavator standar, serta beberapa dump truck, dengan bantuan personel dari BUMN Karya (Nindya Karya, WIKA) dan Dinas PU Kota Sibolga.
Tak luput, Kementerian PU juga menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar bagi para pengungsi dan petugas di lapangan. Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara, Kementerian PU telah menyalurkan dukungan logistik dan fasilitas sanitasi. Bantuan tersebut berupa 13 unit Hidran Umum (HU), 1 unit mobil tangki air, 1 unit biofilter, serta 2 unit toilet portabel untuk memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak.













