Akibat adanya kebocoran pipa yang disebabkan oleh alat berat yang menggali pelebaran dan pengerukan drainase, menimbulkan banyaknya keluhan masyarakat karena tidak ada air yang mengalir ke rumah pelanggan.
“Sejak adanya kebocoran pipa tersebut, hampir setiap hari kami menerima laporan dari pelanggan terkait tidak ada air mengalir ke rumah pelanggan,” ujar Moses.
Saat ini kami hanya mengikuti progres pengerjaan oleh pelaksana lapangan. Kerusakan-kerusakan pipa belum memungkinkan diperbaiki karena alat berat masih terus mengeruk saluran air dan melebarkan drainase.
“Bukan hanya Pelanggan yang dirugikan namun juga Perusahaan kehilangan pendapatan. namun tidak ada yg bisa kami lakukan hanya bisa memantau,” jelasnya.
*** Megasari/Yustus