“Tahun 2025 bukan soal akselerasi yang meledak-ledak, tetapi soal kejelasan arah. Pasar kripto Indonesia tetap membesar dan, yang lebih penting, makin matang. Investor kini lebih selektif, ekosistem semakin tertib, dan regulasi menjadi fondasi yang memperkuat kepercayaan,” ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto.
Likuiditas Terjaga Tanpa Spekulasi Berlebihan
Sepanjang Januari–November 2025, nilai transaksi kripto di Indonesia tercatat melampaui Rp446,77 triliun atau sekitar US$26,6 miliar. Capaian ini terjadi tanpa dorongan bull market yang berkepanjangan maupun spekulasi masif. Aktivitas transaksi lebih banyak mencerminkan kebutuhan manajemen portofolio, pemanfaatan stablecoin, serta keterlibatan yang lebih selektif pada ekosistem kripto yang sudah mapan.












