Prestasinya terus meningkat, dan ia juga pernah menjadi Kapolresta Surakarta, Dirintelkam Polda Jawa Tengah, dan Analis Utama Tk I Baintelkam Polri. Selanjutnya, ia memiliki jabatan seperti Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri dan Dirintelkam Polda Jawa Timur. Pada tahun 2015, ia menjadi Wakapolda Jambi, lalu Wakapolda Jawa Barat pada tahun 2016, dan Direktur Politik Baintelkam Polri.
Pada April 2019, Nana diangkat menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), tetapi jabatannya di Kapolda Metro Jaya hanya berlangsung sebentar pada Januari 2020 sebelum dicopot karena dianggap lalai dalam penegakkan protokol kesehatan Covid-19. Dia kemudian menjadi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri dan pada Februari 2021, dia menjadi Kapolda Sulawesi Utara.