• Index Berita
  • Privacy Policy
Sabtu, April 18, 2026
Jenggala.id
Advertisement
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
Jenggala.id
No Result
View All Result

Home » News » Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Lebih Awal 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Lebih Awal 21 April 2023

April 8, 2023 13:21
in News
0
Muhammadiyah tetapkan 1 Syawal 1444 h pada 21 April 2023

Ilustrasi

0
SHARES
6
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

JENGGALA.ID- JAKARTA. Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1444 H hanya tinggal menghitung hari. Organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada 21 April 2023.

Kenapa Muhammadiyah menetapkan lebih cepat dari Pemerintah?

Berita Terkait

Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu Danau Toba

Legislator: Keamanan Jemaah Haji 2026 Adalah Prioritas Utama

Diketahui, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudl hilal dalam menetapkan 1 Syawal 1444 H.

Menurut Muhammadiyah berapapun posisi hilal yang terlihat pada bulan telah terjadi perpindahan tanggal, hari dan bulan.

Penetapan Idul Fitri atau Lebaran 2023, berbeda dengan metode pemerintah yang mayoritas diikuti oleh organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Metode tersebut ialah MABIMS, wujud hilal berdasarkan kriteria kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS).

Jika posisi hilal terlihat kurang dari 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat, maka hilal bulan dianggap belum terlihat betul.

Sehingga, penetapan tanggal, hari dan bulan diputuskan jatuh lebih dari satu hari.

Karena hal itu, Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti pernah menyebut perbedaan pada awal Syawal dan Zulhijah, sangat berpotensi terjadi.

“Potensi perbedaan ada pada awal Syawal dan Zulhijah hal ini karena menurut kriteria MABIMS bulan bisa dilihat pada tinggi bulan sekurang-kurangnya 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat,” jelasnya dikutip dari muhammadiyah.or.id.

Di sisi lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan agar masyarakat berlapang dada, tidak menjadi perbedaan menjadi sumber perpecahan.

Menurutnya, ranah hukum penetapan tanggal, hari dan bulan, menyangkut ijtihadiyah, sehingga masyarakat harus bisa memahami, menghormati dan menghargai.

“Jangan juga dijadikan sumber yang membuat kita Umat Islam dan warga bangsa lalu retak, karena ini menyangkut ijtihad yang menjadi bagian denyut nad perjuangan perjalanan sejarah Umat Islam yang satu sama lain saling paham, menghormati dan saling menghargai,” Imbuhnya.

Penjelasan BRIN

Sementara menurut penjelasan Peneliti Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, perbedaan ini ada beberapa faktor.

Ia mengatakan, perbedaannya hanya wujud dan masalah kriteria dari posisi hilal bulan.

Jika pada waktu Maghrib pada 20 April 2023, posisi hilal bulan belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka wajar terjadi perbedaan.

“Hal ini disebabkan karena pada saat maghrib 20 April 2023, ada potensi di Indonesia posisi bulan belum memenuhi kriteria baru MABIMS,” jelasnya dikutip dari brin.go.id.

Thomas pun menjelaskan masing-masing metode antara kriteria MABIMS dan versi wujudl hilal.

“Namun di sisi lain, sudah memenuhi kriteria wujudl hilal. Jadi, ada potensi perbedaan, yaitu versi 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat maka 1 Syawal 1444 pada 22 April 2023, sedangkan versi wujudl hilal, 1 Syawal 1444 pada 21 April 2023,” urainya.

Thomas mengatakan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan, 1 Syawal dan 1 Zulhijjah akan terus berulang jika tidak ada otoritas tunggal.

Jika terdapat otoritas tunggal, maka kriteria awal bulan atau penanggalan kalender Hijriyah akan terwujud sesuai kesepakatan bersama.

“Otoritas tunggal akan menentukan kriteria dan batas tanggalnya yang dapat diikuti bersama,” ujarnya.

Dengan kondisi saat ini, kata Thomas, otoritas tunggal dapat dibentuk di tingkatan nasional ataupun regional.

“Sedangkan kondisi saat ini, otoritas tunggal mungkin bisa diwujudkan dulu di tingkat nasional atau regional,” katanya.

Ia menjelaskan, penetapan awal bulan Hijriyah mengacu pada batas wilayah hukum, sesuai batas kedaulatan negara.

Dengan begitu kriteria dapat diupayakan untuk kesepakatan bersama.

“Penentuan ini mengacu pada batas wilayah sebagai satu wilayah hukum (wilayatul hukmi) sesuai batas kedaulatan negara. Kriteria diupayakan untuk disepakati bersama,” pungkas Thomas.***

Tags: 1444 HBrinHilalIdul FitriMuhammadiyahTetapkanwujudl hilal
SummarizeShare

Berita Terkait

Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu Danau Toba

Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu Danau Toba

by Jenggala 001
April 18, 2026
0

Jenggala.id, Jakarta - Pemerintah mempercepat pembangunan sektor pariwisata nasional. Fokus diarahkan pada Destinasi Super Prioritas Danau Toba.Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, penguatan konsep Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas...

Legislator: Keamanan Jemaah Haji 2026 Adalah Prioritas Utama

Legislator: Keamanan Jemaah Haji 2026 Adalah Prioritas Utama

by Jenggala 001
April 18, 2026
0

Jenggala.id, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat menekankan aspek keamanan jemaah. Ia meminta pemerintah melakukan persiapan haji 2026 secara antisipatif di tengah ancaman eskalasi konflik...

Kedaulatan Udara Bukan Sekadar Urusan Teknis!

Kedaulatan Udara Bukan Sekadar Urusan Teknis!

by Jenggala 005
April 18, 2026
0

Jakarta, Jenggala - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa kedaulatan wilayah udara bukan sekadar urusan teknis penerbangan atau formalitas hubungan antarnegara.  Menurutnya, isu ini...

Coventry Promosi ke Liga Primer Inggris usai Penantian 25 Tahun

Coventry Promosi ke Liga Primer Inggris usai Penantian 25 Tahun

by Jenggala 001
April 18, 2026
0

Jenggala.id, Coventry – Coventry City memastikan promosi ke Liga Primer Inggris usai bermain 1-1 melawan Blackburn Rovers, Sabtu, 18 April 2026. Hasil tersebut mengakhiri penantian panjang klub berjuluk...

Next Post
Semana Santa 2023 Kembali Digelar, Berikut Respon Perantau

Semana Santa 2023 Kembali Digelar, Berikut Respon Perantau

Popular Story

  • Download MP3 Lagu Rhoma Irama Lengkap Terpopuler

    Download MP3 Lagu Rhoma Irama Lengkap Terpopuler

    601 shares
    Share 240 Tweet 150
  • 4 Potret Seksi Wulan Guritno yang Buat Warganet Salah Tingkah

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Kelainan Ibu Muda Jambi Cabuli 17 Bocah Terbongkar

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Siapa Suami Puan Maharani? Berikut Profil Lengkapnya

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Kumpulan Lagu Armada Band Terbaru DOWNLOAD MP3 Lengkap

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
Jenggala.id

Jenggala.id menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar peristiwa nasional, politik, ekonomi, hingga gaya hidup. Update informasi harian Anda di sini.

Follow us




  • Index Berita
  • Privacy Policy

© 2026 Jenggala.id - Design by MFCTeam.

No Result
View All Result
  • about us
  • Index Berita
  • Info Iklan
  • Jenggala.id
  • Karir
  • Kontak
  • MFCTeam Network
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2026 Jenggala.id - Design by MFCTeam.