Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan bahwa apa yang terjadi di Prancis merupakan refleksi dari tantangan yang juga dihadapi Indonesia.
“Kami terus mendorong kehadiran negara dalam membangun ekosistem industri yang adil, kompetitif, dan berkelanjutan demi menjaga ketahanan industri nasional, karena kami percaya bahwa keberlangsungan industri baja nasional tidak hanya ditentukan oleh efisiensi Perusahaan, tetapi juga oleh arsitektur kebijakan negara” jelas Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Banjir impor berharga murah juga terjadi di Indonesia dan berdampak langsung pada utilisasi pabrik, kemampuan ekspansi, dan keberlanjutan perusahaan baja nasional. Sehingga, Perseroan menilai bahwa kolaborasi antara Pemerintah, BUMN, dan industri menjadi kunci untuk menghindari tekanan deindustrialisasi seperti yang dialami negara-negara Eropa.













