Banyak trader fokus pada analisis teknikal dan berita ekonomi, tetapi sering melupakan satu faktor penting yang bisa memengaruhi pergerakan harga secara signifikan, yaitu hari libur pasar global. Padahal, ketika bursa utama dunia tutup atau aktivitas trading menurun karena libur nasional, likuiditas pasar bisa berubah drastis.
Hari libur bukan hanya soal “pasar tutup”, tetapi juga dapat memicu kondisi market yang lebih sepi, spread melebar, hingga pergerakan harga yang tidak biasa. Oleh karena itu, trader modern perlu memahami kalender libur global sebagai bagian dari strategi trading yang lebih disiplin dan terukur.
Dampak Hari Libur terhadap Volatilitas dan Likuiditas
Ketika pasar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang sedang libur, volume transaksi biasanya menurun karena institusi besar tidak aktif. Kondisi ini membuat pasar lebih tipis, sehingga pergerakan harga bisa menjadi tidak stabil atau bahkan lebih sulit diprediksi.













