“Air yang dikelola dengan baik akan meningkatkan indeks pertanaman,” kata Menteri Dody.
Berdasarkan hasil koordinasi antara berbagai pihak, telah disepakati bahwa rilis air dari Waduk Kedungombo untuk kebutuhan irigasi selama Masa Tanam 2025/2026 (MT 1, MT 2, dan MT 3) akan mencakup total lahan seluas 72.664 hektare (ha).
Kesepakatan ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota terkait, serta perwakilan petani melalui Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).
Adapun rincian alokasi air irigasi melalui Jaringan Irigasi Waduk Kedungombo adalah sebagai berikut:
• Daerah Irigasi (DI) Sidorejo dan pompanisasi: 6.512 ha












