KA Pandanwangi memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 636 kursi per perjalanan, dengan tingkat okupansi maksimal yang dapat mencapai 120 persen pada periode tertentu, seperti akhir pekan, masa liburan, dan momen peningkatan arus wisata.
Lebih jauh, Cahyo menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat juga didorong oleh peran strategis KA Pandanwangi dalam mendukung sektor pariwisata di wilayah timur Jawa Timur.
“Relasi Jember–Ketapang menghubungkan berbagai destinasi unggulan, seperti wisata alam dan budaya di Banyuwangi, Pantai Boom, Kawah Ijen, hingga destinasi edukasi dan kuliner khas Jember. KA Pandanwangi menjadi moda favorit wisatawan karena praktis, ekonomis, dan nyaman,” jelasnya.
Ke depan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi pelayanan, meningkatkan kenyamanan sarana, serta memperkuat peran kereta api sebagai penggerak ekonomi daerah dan sektor pariwisata.












