JENGGALA.ID – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana untuk memperluas tembok perbatasan AS dan Meksiko dengan menggunakan dana yang tersisa dari era mantan Presiden Donald Trump. Menteri Dalam Negeri AS, Alejandro Mayorkas, mengatakan proyek ini bertujuan untuk mengatasi lonjakan migran dari Meksiko dan untuk menghabiskan sisa dana yang berasal dari masa pemerintahan Trump pada tahun 2019.
“Kami telah berulang kali meminta Kongres untuk membatalkan uang ini, tapi Kongres belum melakukannya, dan kami dipaksa untuk mengikuti hukum,” kata Mayorkas, seperti yang dikutip oleh Reuters pada Kamis (6/10).
Langkah ini sebenarnya bertentangan dengan janji Biden setelah dia dilantik sebagai Presiden, di mana dia menegaskan bahwa dia tidak akan menggunakan pajak warga Amerika untuk membangun tembok perbatasan. Biden telah mengganti beberapa kebijakan Trump dengan aturan baru yang mengharuskan para migran untuk membuat janji melalui aplikasi smartphone yang dikelola oleh pemerintah AS sebelum mendekati pelabuhan masuk di Washington.
Jumlah migran awalnya mengalami penurunan setelah kebijakan Biden ini diberlakukan. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, jumlah migran mulai meningkat lagi akibat ribuan migran yang melarikan diri dari Venezuela. Dalam dua tahun terakhir, ratusan ribu warga Venezuela berusaha mencapai perbatasan AS-Meksiko melalui hutan antara Kolombia dan Panama yang dikenal sebagai Celah Darien.









