JENGGALA.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah menggelar demonstrasi untuk memperingati sembilan tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka melakukan aksi ini dengan menutup Jalan Trans Sulawesi, yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Akibat dari demonstrasi ini, lalu lintas di wilayah tersebut mengalami kemacetan yang serius.
Para mahasiswa memblokade Jalan Sultan Alauddin dengan cara menghentikan mobil truk yang melintas di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Mereka juga membakar ban bekas sebagai bentuk protes.
Koordinator aksi, Abdi Gunawan, mengungkapkan, “Kami mengevaluasi sembilan tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Kami menuntut penegakan hak asasi manusia, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penguatan supremasi hukum di Indonesia.”
Aksi unjuk rasa ini dimulai sejak siang hari dan telah menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Sultan Alauddin. Meskipun waktu sudah hampir pukul 18.00 WITA, mahasiswa masih terus memblokade jalan dengan cara menghalangi mobil truk yang digunakan sebagai mimbar untuk orasi.
Beberapa pengendara yang merasa kesal dengan blokade jalan ini mulai berteriak dan mengkritik mahasiswa agar segera membuka jalan. Salah satu pengendara sepeda motor bahkan mengatakan, “Kami ingin pulang, kami bukan ingin jalan. Ini jalan milik semua, bukan hanya milik kalian atau nenek moyang kalian.”









