Kelengkapan integrasi ini membuat Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi salah satu stasiun paling diminati pengguna. Sepanjang Januari hingga September 2025, tercatat sebanyak 3.149.679 pengguna tap in dan 2.817.352 pengguna tap out. Dibanding periode yang sama pada 2024, jumlah tersebut meningkat signifikan, yakni 31 persen untuk tap in dan 25 persen untuk tap out.
Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat di Stasiun Dukuh Atas BNI memperlihatkan semakin kuatnya kebutuhan akan transportasi publik yang terintegrasi.
“Stasiun Dukuh Atas BNI tidak hanya menjadi titik transit, tetapi juga cerminan dari masa depan transportasi perkotaan yang mudah diakses, nyaman, dan efisien. Kami percaya dengan akses yang semakin baik antar moda, semakin banyak masyarakat yang akan memilih transportasi umum sebagai bagian dari keseharian mereka,” ujar Purnomosidi.












