Kegiatan GenBio ini juga melibatkan guru, orang tua dan dokter gigi, agar pesan kesehatan tidak berhenti di kelas. Guru mendapatkan panduan sederhana untuk mengulang materi di sekolah, sementara orang tua diajak menjaga konsistensi kebiasaan di rumah—misalnya dengan membuat “pojok sikat gigi” dan “ritual cuci tangan” sebelum makan bersama keluarga.
“Tujuan kami bukan hanya sekali datang dan selesai, tetapi membantu membangun budaya sehat sejak dini. Jika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan mulut dan tangan, kita sedang menanam investasi jangka panjang untuk menurunkan risiko pneumonia dan diare, sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi masa depan,” tambah Swiluva Ma.
Dalam setiap sesi, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan praktik langsung, seperti mencuci tangan dengan metode enam langkah WHO, membersihkan mulut yang benar dan mendapatkan kesempatan untuk pemeriksaan kesehatan mulut yang dilakukan oleh dokter. Program ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk mempelajari sains dasar secara menyenangkan dan interaktif, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman nyata tentang pentingnya perawatan mulut dan menjaga kebersihan untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.













