Perbedaan utama antara gangguan bipolar dan suasana hati normal adalah intensitas, durasi, dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Episode mania dan depresi pada individu dengan bipolar berlangsung selama beberapa minggu atau berbulan-bulan.
Penyebab pasti dari gangguan bipolar belum diketahui, tetapi di yakini bahwa kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan kimiawi berperan dalam perkembangan gangguan ini.
Penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan dalam neurotransmitter tertentu, seperti serotonin dan dopamin, berperan dalam perkembangan gangguan ini. Selain itu, riwayat keluarga dengan gangguan bipolar atau kondisi kesehatan mental lainnya meningkatkan risiko terjadinya gangguan ini.
Pengobatan untuk penyakit ini melibatkan penggunaan obat-obatan stabilisator suasana hati dan terapi psikososial. Dengan perawatan yang tepat, individu dengan bipolar dapat mengelola gejala mereka dan menjalani kehidupan yang produktif.