Keterlambatan pertumbuhan juga dapat berdampak negatif pada perkembangan otak anak, yang dapat menghambat kemampuan belajar, pemahaman, dan prestasi akademik mereka.
Oleh karena itu, pencegahan stunting di masa awal kehidupan anak adalah langkah kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Baca juga : Megawati Soekarnoputri Jadi Pembicara Kick-Off Kolaborasi
Selain itu, stunting juga berdampak pada produktivitas dan potensi ekonomi suatu negara. Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki kemampuan produktivitas yang lebih rendah ketika dewasa. Ini berarti bahwa mereka mungkin tidak dapat mencapai potensi mereka penuh-penuhnya dalam dunia kerja dan kontribusi mereka terhadap perekonomian akan terbatas.
Oleh karena itu, stunting dapat menjadi beban ekonomi bagi negara, karena mengurangi potensi sumber daya manusia yang produktif.