Jadi, kedua orang tua tersebut terkena prank.
Baca Juga: Rusia Lancarkan Peringatan Keras untuk Israel
Prank dengan trik hoax bencana alam ini sudah sering digunakan sejak dahulu, bahkan sangking seringnya sebagian masyarakat tidak mempan lagi di prank dengan trik ini.
Namun, hoax bencana ini pernah menelan banyak korban.
Pada tanggal 1 April 1946 terjadi Tsunami yang menelan 165 korban jiwa di Hawaii. Peringatan akan potensi terjadinya tsunami bahkan dianggap sepele oleh masyarakat.
Baca Juga: Respon Yana Mulyana Ketahui Muka Tanah Bandung Turun 40 Meter
Masyarakat tidak percaya dan mengira berita tersebut hanya hoax April Mop saja, sehingga masyarakat tidak mengungsi dan tsunami pun benar terjadi.
Selain menyebarkan Hoax, banyak orang juga yang Nge-prank dengan ide seperti ini:
- Memakai kostum hantu,
- Pura-pura meninggal,
- Pura-pura kecelakaan parah,
- Putus cinta,
- Pura-pura selingkuh,
- Pura-pura hamil,
- Memasukkan garam ke minuman,
- Menambahkan cabai ke makanan, dsb.
Prank tentu memiliki konsekuensi. Salah satunya kesehatan fiisik dan mental korban prank yang saling berkaitan.